7 Cara Meningkatkan Kecerdasan Emosional

imagesSemua orang selalu berbicara tentang emotional Intelligence (EI) atau biasa disebut dengan kecerdasan emosional. Salah satu aspek dari kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk memahami, mengendalikan dan mengevaluasi emosi dalam diri  sendiri dan orang lain dan menggunakannya sebagai informasi yang tepat.

 

Kecerdasan emosional dalam diri sendiri dapat membantu Anda mengatur dan mengelola emosi Anda, sementara mengakui emosi orang lain dapat menciptakan empati dan keberhasilan dalam hubungan Anda, baik hubungan pribadi maupun hubungan professional.

Mungkin tidak semua dari Anda memiliki prikoterapis untuk meningkatkan kecerdasan emosional Anda, namun kini Anda bisa menjadi terapis sendiri. Semua itu dimulai dengan belajar bagaimana untuk mendengarkan perasaan-perasaan Anda. Meskipun tidak mudah, mengembangkan kemampuan untuk mengelola emosi Anda sendiri, namun ini adalah langkah pertama dan paling penting.

Berikan Saya berikan beberapa cara memingkatkan kecerdasan emosional Anda :

 1. Coba rasakan dan pahami perasaan Anda

Jika perasaan tidak nyaman, Anda mungkin ingin menghindari karena mengganggu. Duduklah, setidaknya dua kali sehari dan bertanya, bagaimana perasaan saya? Mungkin memerlukan waktu sedikit untuk merasakannya. Tempatkan diri Anda di ruang yang nyaman dan terhindar dari gangguan luar

2. Melepaskan emosi negative

Ketrampilan ini berkaitan dengan kemampuan Anda untuk memahami dampak dari emosi negative terhadap diri Anda. Sebagai contoh keinginan untuk memperbaiki situasi ataupun memenuhi target pekerjaan yang membuat Anda mudah marah ataupun frustasi seringkali justru merusak hubungan Anda dengan bawahan maupun atasan serta dapat menyebabkan setress. Jadi selama Anda dikendalikan oleh emosi negative Anda justru tidak bisa mencapai potensi terbaik dari drii Anda. Solusinya lepaskan emosi negative melalui teknik pendayagunaan pikiran bawah sadar sehingga Anda maupun orang-orang di sekitar Anda tidak menerima dampak negative dari emosi negative yang muncul.

3. Hubungkan perasaan Anda dengan pikiran Anda

ketika Anda merasa ada ssesuatu yang menyerang dengan luuar biasa, coba untuk selalu bertanya Apa yang saya pikirkan tentang itu? Sering kali salah satu dari perasaan Anda akan bertentangan deengan pikiran. Itu normal, mendengarkan perasaan Anda adalah seperti mendengarkan semua saksi dalam kasus persidangan. Hanya dengan mengakui semua bukti, Anda akan dapat mencapai keputusan terbaik.

4. Memotivasi diri sendiri

Menata emosi sebagai alat untuk mencapai tujuan merupakan hal yang sangat penting dalam kaitan untuk member perhatian, untuk memotivasi diri sendiri dan menguasai diri sendiri, dan untuk berkreasi. Kendali diri emosional, menahan diri terhadap kepuasan dan mengendalikan dorongan hati adalah landasan keberhasilan dalam berbagai bidang. Ketrampilan memotivasi diri memungkinkan terwujudnya kinerja yang tinggi dalam segala bidang. Orang-orang yang memiliki ketrampilan ini cenderung jauh lebih produktif dan efektif dalam hal apapun yang mereka kerjakan.

5. Mengenal emosi orang lain

Dengan mengenal emosi orang lain akan melatih cepat tanggap terhadap lawan bicara, dimana lawan bicara pada saat sedih, gembira, takut ataupun marah. Emosi dapat dikenali dari pesan-pesan non-verbal, melalui nada bicara, sorot mata, gerak-gerik tubuh, ekspresi wajah, dsb. Dengan terbiasa membaca pesan-pesan non-verbal memudahkan dalam bergaul. Untuk mengenali emosi orang lain diperlukan mengenali emosi diri sendiri. Semakin kita dapat mengenali emosi diri, semakin mudah mengenali emosi orang lain.

6. Membina hubungan

Kecerdasan emosi juga berkaitan dengan kemampuan menjalin hubungan dengan orang lain. Adapun salah satu kuncinya adalah membuka hati untuk menerima kelebihan dan kelemahan orang lain. Perlu juga menjaga kode-kode rahasia hubungan sehingga tidak semua hal terutama yang berhubungan  dengan privasi perlu diungkapkan.
Belum ada kata terlambat untuk belajar. Hidup terus selalu bergerak, melangkah dengan keyakinan dan semangat baru. Cara sederhana untuk belajar adalah dengan mendengar suara-suara yang berkecamuk di dalam dada. Kadang suara tersebut terdengar berseberangan. Yang satu terdengar mengharuskan Anda berbuat begini, sedang yang satu mengharuskan Anda berbuat begitu. Itualah suara-suara hati Anda.
Diperlukan pengendalian diri terhadap berbagai emosi, terutama saat emosi tersebut sedang melanda. Bagaimana Anda mengendalikan diri ketika marah, tidak terpuruk ketika merasa kecewa, mampu bangkit dari kesedihan, memotivasi diri untuk menghadapi tekanan, mengatur diri dari kemalasan, menetapkan target yang menantang namun wajar serta dapat menerima keberhasilan ataupun kegagalan dengan lapang dada.

7. Berbicara dengan diri sendiri

Sadarkah Anda terkadang terdapat bagian-bagian pikiran kita butuh dipahami, saat merasa kesepian, saat merasa kesepian, saat merasa penolakan atau terjadi suatu kegagalan. Ubahlah diri Anda menjadi motivator pribadi untuk diri sendiri, pahami saat-saat Anda merasa terpuruk dorong diri Anda untuk dapaat mencapai hal-hal yang maksimal dalam hidup serta gunakan pendekatan yang baik dengan memahami diri sendiri melalui pembicaraan sederhana seperti halnya saat Anda bebicara dengan teman dekat Anda.

Demikian tips-tips yang bisa Saya berikan untuk Anda, semoga tips-tips yang Saya berikan ini dapat bermanfaat untuk Anda. Namun jika Anda merasa kesulitan untuk meningkatkan kecerdasan emosional Anda, Anda tidak perlu khawatir karena Saya mempunyai solusi yang tepat untuk Anda agar Anda tidak kesulitan untk meningkatkan kecerdasan emosional Anda. Buka Aura Kecerdasan merupakan sarana yang tepat, mudah, cepat, praktis, aman dan tanpa efek samping untuk meningkatkan kecerdasan emosional Anda.